Blog Mengulas Informasi Kesehatan dan Kecantikan

11 Cara Mengatasi Diare Pada Anak Yang Ampuh, Alami Dan Cepat

cara mengatasi diare pada anak

Diare adalah sebuah kondisi dimana sistem pencernaan mengalami gangguan berupa infeksi karena bakteri maupun virus. Masalah kesehatan yang satu ini seringkali dialami oleh anak-anak dan harus segera mendapat penanganan yang tepat. Penyebab diare pada anak biasanya dikarenakan makanan atau minuman yang sebelumnya sudah terkontaminasi bakteri jenis tertentu. Infeksi bakteri terjadi di dalam usus yang kemudian menimbulkan reaksi berupa pola buang air besar yang berlebihan hingga mengakibatkan tubuh penderita mengalami lemas.

Ingin tahu cara mengatasi diare pada anak? Ini Penjelasannya.

Diare pada anak, umumnya ditandai dengan gejala yang mirip dengan diare pada orang dewasa. Mulai dari pola buang air besar yang terlalu sering, hingga tekstur feses yang encer atau mengandung darah, selain itu diare juga sering diikuti dengan demam dan lemas. Meskipun memiliki gejala yang sama dengan diare pada orang dewasa, ternyata mengobati diare pada anak cenderung berbeda. Berikut adalah cara mengatasi diare pada anak yang disarankan!

1. Penuhi Kebutuhan Cairan

cara mengatasi diare pada anak dengan penuhi kebutuhan cairan

Saat diare, tubuh anak akan mengalami dehidrasi secara perlahan seiring dengan kondisi buang air besar dengan tekstur feses yang mencair. Tetap penuhi kebutuhan cairan anak dengan memberikannya minum lebih dari biasanya. Bagi anak yang masih mengonsumsi ASI, sebaiknya tetap memenuhi ASI dengan kadar lebih dari biasanya.

2. Gantikan Cairan yang Hilang (Rehidrasi)

Dehidrasi menyebabkan sebagian besar cairan dalam tubuh anak akan hilang bersama dengan kotoran. Pada masa diare ini sebaiknya lakukan langkah pertama pertolongan diare dengan memberikannya oralit. Oralit bisa dibuat di rumah atau dengan membelinya di apotik. Oralit bisa diberikan pada anak sesuai takaran yang dicantumkan, sedangkan untuk bayi oralit dibatasi hanya sebanyak 5 sendok makan setiap 3-4 jam.

3. Terus Beri Asupan Makanan atau ASI

Pada saat diare banyak dari penderita diare yang enggan makan ataupun minum. Ini pula yang akan terjadi bila penderita tergolong masih anak-anak dan bayi. Bila anda mengalami masa seperti ini sebaiknya tetap berikan asupan makanan dan ASI yang dibutuhkan sesuai dengan takaran biasa. Intinya, jangan biarkan anak atau bayi tidak mengonsumsi makanan maupun ASI untuk memerangi infeksi yang dialami.

4. Bawang Merah

cara mengatasi diare pada anak dengan bawang merah

Cara mengatasi diare pada anak berikut ini merupakan cara tradisional. Dengan menggunakan bawang merah anda bisa mengurangi rasa sakit penyebab diare di dalam perut sang anak. Kupas satu siung bawang merah, cuci bersih dan iris tipis. Tambahkan minyak kelapa atau minyak goreng dan balurkan pada bagian tubuh anak seperti tangan atau perutnya. Sambil pijat perlahan akan mengurangi rasa tidak nyaman di bagian perut sang anak.

5. Menghentikan Sementara Susu Formula

Bila sang anak mengonsumsi merk susu formula tertentu, bisa jadi diare disebabkan karena susu tersebut. Langkah untuk mengatasi diare pada anak sebaiknya adalah mengurangi konsumsi susu formula tersebut. Caranya dengan menghentikan konsumsi susu formula sampai anak tidak mengalami diare lagi.

6. Makanan Padat Khusus

cara mengatasi diare pada anak dengan makanan padat khusus

Memerhatikan tekstur makanan yang dikonsumsi anak juga penting untuk mengetahui penyebab diare. Sementara waktu, coba berikan asupan makanan padat yang khusus untuk anak. Berbagai jenis makanan padat yang bisa dikonsumsi secara aman saat anak mengalami diare adalah sup ayam, oatmeal, roti gandum, pisang, ataupun nasi.

7. Yoghurt Tanpa Rasa

Yoghurt memiliki efek probiotik alami untuk mencegah bakteri jahat semakin kebal di dalam usus. Bagi anak-anak yang menderita diare, memberikannya yoghurt dengan pilihan tanpa rasa bisa memberikan manfaat yang baik dari bakteri Lactobacillus untuk semakin memadatkan feses.

8. Menghindari Konsumsi Gula

cara mengatasi diare pada anak dengan menghindari konsumsi gula

Konsumsi gula yang berlebihan juga tidak baik bagi penderita diare khususnya anak-anak. Gula bisa membuat tubuh semakin lemas dan justru tidak akan berpengaruh bagi diare tersebut. Penyebab diare yang sering dialami anak-anak juga karena seringnya mereka bersentuhan dengan minuman instan, jus buah yang mengandung gula berlebihan, atau sejenisnya.

9. Selama Diare Jaga Kebersihan

Diare juga identik dengan kurangnya kebersihan baik dari luar tubuh atau dari makanan yang dikonsumsi. Selama mengalami diare, sebaiknya tetap menjaga kebersihan secara maksimal mulai dari peralatan makan, asupan makanan dan kondisi kamar atau lingkungan rumah.

10. Daun Jambu Biji

Khasiat daun jambu biji memang banyak didengungkan sebagai obat alami untuk diare. Dari berbagai pengalaman, daun jambu biji bisa juga digunakan dalam cara mengobati diare pada anak. Untuk membuat obat dari daun jambu biji ini cukup dengan menyediakan lima lembar daun jambu biji dan mencucinya hingga bersih. Haluskan daun dengan cara ditumbuk hingga bisa diperas airnya sebanyak satu sendok makan saja. Minumkan pada anak selama diare sebanyak 2 kali sehari. Untuk membujuk anak agar mau meminumnya, anda bisa membuatkan larutan teh hangat atau semacamnya.

11. Mengurangi Takaran Susu Formula

Selain dihentikan sementara ada juga langkah untuk mengatasi diare dengan mengurangi takaran susu formula yang biasa dikonsumsi anak. Jika biasanya dalam satu botol harus empat sendok takar, anda bisa menguranginya hingga setengah takaran saja atau dua sendok takar dalam satu kali pembuatan susu formula. Amati perubahan pada kondisi diare anak, karena jika diare berkurang maka sebaiknya anda menghentikan sementara pemberian susu tersebut.

Saat diare sudah terjadi lebih dari 24 jam dan disertai dengan demam diatas 39 derajat Celcius, sebaiknya langkah medis ditempuh untuk mengatasi diare pada anak anda. Penanganan yang terlambat pada penderita diare khususnya anak-anak bisa berakibat fatal, sehingga diperlukan penanganan yang tepat. Untuk menghindari berbagai kemungkinan penyebab diare, sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan pengobatan saja, tetapi juga pencegahan pada diare tersebut.
Pencegahan Diare Pada Anak

Selain mengobati diare, pentingnya mencegah diare juga sangat dibutuhkan bagi anda yang sudah memiliki anak. Pencegahan diare kerap dikaitkan dengan kesehatan lingkungan dan kebersihannya, seperti beberapa langkah berikut yang bisa dipraktikkan untuk mencegah diare pada anak:

  • Untuk anak yang masih menggunakan popok, sebaiknya ganti popok lebih sering saat anak mengalami diare.
  • Mencuci perabotan makan dengan antiseptik khusus
  • Menghindari penyimpanan makanan dengan terbuka agar tidak dihinggapi lalat.
  • Pencernaan anak berbeda untuk bisa mencerna kandungan kimia tersebut.
  • Memperbaiki pola makan sehat bagi anak, mulai dari memberikannya asupan makanan berserat dan membiasakan pada anak untuk mengonsumsi air mineral sesuai kebutuhan tubuhnya

Demikian artikel informatif tentang cara mengatasi diare pada anak. Dengan mengetahui langkah tradisional tersebut, diharapkan agar pengobatan sembelit pada anak bisa dilakukan dengan cara alami terlebih dulu sebelum memutuskan untuk membawanya ke dokter. Semoga bisa bermanfaat!

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.